logo
dpppusat
21 October 2019
INFO UPDATE
PERHATIAN BAGI SELURUH ANGGOTA IKATWI YANG SUDAH REGISTRASI MEMBER DIHARAPKAN AGAR MELAKUKAN PENGAJUAN KEGIATAN P2KB DENGAN MEMASUKKAN NOMOR STR DAN MASA BERLAKU STR | BAGI ANGGOTA YANG BEKERJA DI LUAR WILAYAH YANG DIPILIH HARAP SEGERA TERTIBKAN ADMINISTRASI KEANGGOTAANYA KARENA TIM VERIFIKASI WILAYAH ANDA TIDAK DAPAT MEMVERIFIKASI KEGIATAN ANDA DI CPD ONLINE DI LUAR WILAYAH | MULAI 2019 SEJAK E-STR MULAI DIBERLAKUKAN TIDAK DAPAT MENGURUS STR SECARA MANUAL DIKARENAKAN MTKP DIHAPUS DAN MTKI BERUBAH MENJADI KTKI | HARAP SEGERA MEMPERSIAPKAN DIRI ANDA, BIASAKAN ANDA MENGUPLOAD SETIAP ANDA MELAKUKAN KEGIATAN, AGAR ANDA TERBIASA DAN SIAP DENGAN SISTEM ONLINE YANG DIBERLAKUKAN OLEH PEMERINTAH | CLP EDUCATION | GANGGUAN WICARA, BAHASA DAN KOMUNIKASI SOSIAL PADA ANAK | TUTORIAL PANDUAN CPD ONLINE DALAM BENTUK VIDEO | PANDUAN CPD ONLINE DALAM BENTUK TULISAN

10 Ide Terapi Wicara Yang Dapat Dilakukan Orang Tua di Rumah untuk Anak Terlambat Bicara

kid-talk-1

Catatan: Sebelum melakukan ini, jika anak anda mengalami keterlambatan bicara, sebaiknya anda melakukan assesment di Rumah sakit tumbuh kembang anak atau klinik terapi anak berkebutuhan khusus sehingga anak anda dapat diberikan intervensi yang sesuai dengan kebutuhannya.

  1. Minimalisir penggunaan TV atau jika memungkinkan jangan gunakan TV di rumah
    Menurut JAMA Pediatrics, anak –anak yang sering menonton televisi akan mengalami keterlambatan dalam perkembangan bicara yang berarti. Banyak kasus anak terlambat bicara yang disebabkan oleh penggunaan TV di rumah. Anak lebih sering menonton TV sehingga stimulasi untuk melakukan komunikasi 2 arah sangatlah kurang. Selain itu, suara yang dihasilkan TV dapat menyebabkan anak kurang fokus untuk menyimpan informasi (kosakata) dari apa yang didengar dari orang lain.
  2. Ajarkan bahasa tubuh atau bahasa isyarat sederhana
    Sebuah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara bicara dan bahasa isyarat. Anak-anak akan merasa frustasi ketika anak tidak dapat menyampaikan informasi apa yang diinginkan dan terkadang menyebabkan emosi berlebih atau tantrum. Oleh karena itu bahasa isyarat dapat membantu anak untuk berkomunikasi dengan orang lain. Orangtua dapat mengajarkan bahasa isyarat dengan kata-kata yang mudah dan paling sering anak gunakan.
  3. Buatlah gambar-gambar yang bisa anda tempelkan di kulkas
    Tempelkan magnet dan beberapa gambar makanan/benda kesukaan anak anda di pintu kulkas (contohnya : roti, jus, susu, dll). Sehingga ketika anak anda menginginkannya, ia dapat mengambil gambar tersebut dan memberikannya kepada anda.
  4. Habiskan waktu 40 menit untuk bermain bersama anak
    Sebuah penelitian membuktikan bahwa “bermain” merupakan hal penting untuk perkembangan anak. Bermain merupakan hal yang menyenangkan bagi anak, tetapi bermain memberikan manfaat yang banyak untuk anak seperti mengekspresikan diri dan mempelajari hal-hal baru. Cara yang paling bagus untuk bermain dengan anak adalah membawanya ke luar. Orangtua dapat mengajaknya ke taman untuk bermain ayunan atau bermain bola
  5. Gunakan kartu bergambar (flash cards)
    Anak-anak tidak hanya belajar dengan cara auditori dan visual saja, anak dapat menyentuh dan merasakan kartu/flash cards. Sebutkan nama dari objek yang ada di kartu tersebut dan anak harus mengulanginya beberapa kali. Menyebutkan bukanlah suatu hal yang mudah bagi anak terlambat bicara, oleh karena itu orang tua dapat menggunakan kartu untuk bayi atau balita.
  6. Gunakan bola kapas dan sedotan
    Taruhlah bola kapas di atas meja atau di lantai. Sekarang ambilah sedotan dan mintalah anak anda untuk meniup bola kapas sejauh mungkin. Latihan meniup dapat melatih otot mulut anak dan membantu anak untuk bicara.
  7. Minum menggunakan sedotan, tapi bukan hanya untuk air putih
    Gunakan sedotan untuk meminum berbagai macam textur, seperti: air, susu, milkshaked, jus, dll untuk membantu memperkuat otot mulut dan mempermudah anak berbicara ketika mereka siap.
  8. Gunakan sedotan dengan berbagai macam bentuk
    Gunakan sedotan meilngkar atau berombak untuk melatih lebih otot mulut lebih kuat. Sedotan dengan bentuk ini lebih baik dari pada sedotan dengan bentuk biasa.
  9. Taruhlah benda diluar jangkauannya
    Letakkan benda yang anak anda inginkan diluar jangkauannya sehingga ia akan meminta bantuan anda untuk mengambilkannya. Ajarkan anak anda untuk mendatangi anda, menarik tangan anda dan mengajak ke kulkas untuk mengambil gambar yang ditempel di pintu kulkas, kemudian ajarkan bahasa isyarat meminta tolong sambil mengucapkan kata “tolong” ketika memintanya. Orangtua adalah model bagi anak dan anak akan lebih suka berbicara ketika mereka menginginkan sesuatu.
  10. Pujilah setiap usaha mereka
    Semua ini saya lakukan ketika mengajarkan anak atau terapi anak berkebutuhan khusus. Memuji anak sangat berpengaruh pada keberhasilan mereka karena mereka akan meningkatkan harga diri mereka.

Sumber : http://www.yourmodernfamily.com/helping-a-toddler-with-a-speech-delay-activity-ideas/